New Update
Medium
Video
Tips
Jumat, 06 September 2019
Kamis, 05 September 2019
Jumat, 30 Agustus 2019
Waktu Yang Pas Melepas Semut Rangrang Hasil Buruan
Waktu Yang Pas Melepas Semut Rangrang Hasil Buruan, nah tiba saatnya yang ditunggu-tunggu setelah badan sakit digigitin semut saat hunting di alam, kemudian membiarkan semut selama sehari, lalu sobat juga sudah menentukan media yang pas untuk memulai budidaya semut rangrang.
Tiba saatnya sobat melepaskan semut rangrang dari penjara kardus atau toples. Dan usahakan sore ya sob sekitar jam 15 san , sebab feeling semut rangrang juga bagus, kalau sudah sore dia akan mencari sarang untuk melindungi koloninya. Tetapi sebelum itu ada hal harus sobat sediakan di rak tempat sobat membudidayakan rangrang.
Apa itu? Yup air gula, bukan haya manusia loh yang bisa kembali bertenaga setelah meminum air gula, semut rangrang juga begitu sob, setelah sehari di simpan dalam kardus tertutup atau toples biasanya semut masih rada agresif, kalau tidak percaya pegang aja kardusnya waktu semut keluar dari kardus.
Tapi resiko tanggung sendiri ya :), meski masih rada agresif sobat harus menyediakan air gula ini agar sisemut tidak lantas tambah marah dan kelelahan.
Setelah semut rangrang minum air gula biasanya dia akan menjelajahi rak dan botol Air Minum, berdasarkan pengalaman pribadi asal air gula cukup manis, maka semut akan tetap meminumnya, baru setelah itu kawanan mereka akan membawa sisa-sisa kroto yang terbawa saat kita berburu untuk dipindahkan kedalam botol air mineral.
Kalau sudah begitu sobat tinggal senyum-senyum sambil mencari Makanan lain semut rangrang. Bisa jangkrik, belalang, capung, atau ulet, tapi kalau semut dari alam biasanya lebih suka capung atau belalang.
Nah itu tadi sedikit tips tentang Waktu Yang Pas Melepas Semut Rangrang Hasil Buruan, semoga bermanfaat ya sob.
Tiba saatnya sobat melepaskan semut rangrang dari penjara kardus atau toples. Dan usahakan sore ya sob sekitar jam 15 san , sebab feeling semut rangrang juga bagus, kalau sudah sore dia akan mencari sarang untuk melindungi koloninya. Tetapi sebelum itu ada hal harus sobat sediakan di rak tempat sobat membudidayakan rangrang.
Apa itu? Yup air gula, bukan haya manusia loh yang bisa kembali bertenaga setelah meminum air gula, semut rangrang juga begitu sob, setelah sehari di simpan dalam kardus tertutup atau toples biasanya semut masih rada agresif, kalau tidak percaya pegang aja kardusnya waktu semut keluar dari kardus.
Tapi resiko tanggung sendiri ya :), meski masih rada agresif sobat harus menyediakan air gula ini agar sisemut tidak lantas tambah marah dan kelelahan.
Setelah semut rangrang minum air gula biasanya dia akan menjelajahi rak dan botol Air Minum, berdasarkan pengalaman pribadi asal air gula cukup manis, maka semut akan tetap meminumnya, baru setelah itu kawanan mereka akan membawa sisa-sisa kroto yang terbawa saat kita berburu untuk dipindahkan kedalam botol air mineral.
Kalau sudah begitu sobat tinggal senyum-senyum sambil mencari Makanan lain semut rangrang. Bisa jangkrik, belalang, capung, atau ulet, tapi kalau semut dari alam biasanya lebih suka capung atau belalang.
Nah itu tadi sedikit tips tentang Waktu Yang Pas Melepas Semut Rangrang Hasil Buruan, semoga bermanfaat ya sob.
Selasa, 27 Agustus 2019
Media Terbaik Untuk Ternak Kroto.
Media Terbaik Untuk Ternak Kroto. Ketika memulai ternak kroto tentunya sobat juga harus memilih medium apa yang pas untuk dijadikan sarang semut rangrang nya nanti.
Ada banyak medium yang biasanya digunakan oleh peternak kroto, seperti Toples, Bambu, Paralon, botol Air Mineral Bekas dan banyak lagi.
Bagi peternak yang sudah punya banyak koloni semut rangrang, medium toples akan jadi pilihan tepat sebab memudahkan saat panen kroto, selain karena lubang toples yang besar, akan lebih mudah juga ketika mengorganisir sarang kroto yang baru.
Medium bambu dan paralon mungkin lebih terlihat rapi dan menghemat tempat, tetapi akan sedikit susah saat memanen dan mengambil sarang kroto yang kita inginkan.
Sedangkan botol Air Mineral bekas akan cocok buat sobat yang baru memulai budidaya semut rangrang. Selain mudah didapat, semut rangrang cenderung lebih cepat menyarang di botol dari pada di toples.
Apalagi jika sobat habis berburu semut rangrang nya dari alam bukan dari penjual bibit semut rangrang.
Admin sendiri kurang faham kenapa semut rangrang lebih cepat masuk ke botol Air Mineral Bekas dibanding dengan toples, maklum sob admin gak bisa bahasa semut, tetapi berdasarkan pengalaman juga pengamatan beberapa kali mencoba dan gagal, botol Air Mineral lebih tepat digunakan saat baru mulai membangun koloni semut rangrang hasil tangkapan dari alam.
Nah sobat itulah tadi beberapa medium yang bisa jadi pilihan untuk berternak kroto. Selamat beternak sobat semoga koloni semutnya cepat berkembang.
Ada banyak medium yang biasanya digunakan oleh peternak kroto, seperti Toples, Bambu, Paralon, botol Air Mineral Bekas dan banyak lagi.
Bagi peternak yang sudah punya banyak koloni semut rangrang, medium toples akan jadi pilihan tepat sebab memudahkan saat panen kroto, selain karena lubang toples yang besar, akan lebih mudah juga ketika mengorganisir sarang kroto yang baru.
Medium bambu dan paralon mungkin lebih terlihat rapi dan menghemat tempat, tetapi akan sedikit susah saat memanen dan mengambil sarang kroto yang kita inginkan.
Sedangkan botol Air Mineral bekas akan cocok buat sobat yang baru memulai budidaya semut rangrang. Selain mudah didapat, semut rangrang cenderung lebih cepat menyarang di botol dari pada di toples.
Apalagi jika sobat habis berburu semut rangrang nya dari alam bukan dari penjual bibit semut rangrang.
Admin sendiri kurang faham kenapa semut rangrang lebih cepat masuk ke botol Air Mineral Bekas dibanding dengan toples, maklum sob admin gak bisa bahasa semut, tetapi berdasarkan pengalaman juga pengamatan beberapa kali mencoba dan gagal, botol Air Mineral lebih tepat digunakan saat baru mulai membangun koloni semut rangrang hasil tangkapan dari alam.
Nah sobat itulah tadi beberapa medium yang bisa jadi pilihan untuk berternak kroto. Selamat beternak sobat semoga koloni semutnya cepat berkembang.
Senin, 26 Agustus 2019
Masa Transisi Bibit Semut Rangrang Dari Alam
Masa Transisi Bibit Semut Rangrang Dari Alam. Kesalahan yang sering kali dilakukan tetapi tidak disadari peternak kroto pemula biasanya langsung meletakkan semut hasil tangkapan ke media budidaya (rak).
Tentu ini tidak bisa dibenarkan meskipun terkadang ada semut yang mau menempati toples atau botol air mineral bekas yang sobat siapkan di rak, akan tetapi lebih banyak semut yang memilih kabur meskipun dia akan mati karena jatuh kedalam air yang difungsikan untuk merendam kaki rak.
Maka dari itu jangan anggap semut rangrang itu tidak kreatif sob, setelah Mengambil Bibit Semut Rangrang Dari Alam jangan langsung dituangkan kedalam rak, sebab dia akan membuat jembatan semut rangrang untuk melarikan diri dan kembali ke alam.
Kondisi semua semut masa itu masih marah dan akan berupaya melindungi diri dan koloninya dari ancaman.
Untuk itu setelah semut di tangkap, usahakan untuk menyimpannya terlebih dahulu di toples agak besar atau kardus yang sudah di beri lubang kecil-kecil untuk fentilasi udara, tetapi semut rangrang tidak bisa keluar.
Tetapi sekedar saran lebih baik pakai kardus saja, sebab saya juga sering memakai toples agak besar lalu permukaan toples dalam di olesi tepung agar semut tidak bisa naik dan keluar. Tetapi ini juga tidak benar sebab semut akan stres dan akhirnya mengeluarkan cairan asam yang dalam kadar tertentu akan membunuh kawanannya sendiri.
Beda halnya jika menggunakan kardus semut akan cenderung tenang dan lebih fokus ke kroto yang terbawa saat kita mengambil semut rangrang dari sarang alam. Seperti ini penampakannya.
Berapa Lama Waktu Menyimpan Semut Rangrang ?
Untuk waktu penyimpanan setelah semut rangrang ditangkap, sebaiknya sehari sampai 2 hari, jadi kondisi semut sudah agak tenang.
Apa Semut Tidak Mati Waktu Disimpan ?
Semut yang mati pasti ada, tetapi masih lebih banyak yang hidup dan akan siap memasuki sarang baru dari toples, dan presentasi semut mau bersarang lebih besar di banding langsung ditumphkan ke rak.
Nah itu tadi sedikit tentang Masa Transisi Bibit Semut Rangrang Dari Alam. Selamat mencoba ya sob, jangan sungkan jika ada yang perlu didiskusikan ada kotak komentar dibawah ini.
Tentu ini tidak bisa dibenarkan meskipun terkadang ada semut yang mau menempati toples atau botol air mineral bekas yang sobat siapkan di rak, akan tetapi lebih banyak semut yang memilih kabur meskipun dia akan mati karena jatuh kedalam air yang difungsikan untuk merendam kaki rak.
Maka dari itu jangan anggap semut rangrang itu tidak kreatif sob, setelah Mengambil Bibit Semut Rangrang Dari Alam jangan langsung dituangkan kedalam rak, sebab dia akan membuat jembatan semut rangrang untuk melarikan diri dan kembali ke alam.
Kondisi semua semut masa itu masih marah dan akan berupaya melindungi diri dan koloninya dari ancaman.
Untuk itu setelah semut di tangkap, usahakan untuk menyimpannya terlebih dahulu di toples agak besar atau kardus yang sudah di beri lubang kecil-kecil untuk fentilasi udara, tetapi semut rangrang tidak bisa keluar.
Tetapi sekedar saran lebih baik pakai kardus saja, sebab saya juga sering memakai toples agak besar lalu permukaan toples dalam di olesi tepung agar semut tidak bisa naik dan keluar. Tetapi ini juga tidak benar sebab semut akan stres dan akhirnya mengeluarkan cairan asam yang dalam kadar tertentu akan membunuh kawanannya sendiri.
Beda halnya jika menggunakan kardus semut akan cenderung tenang dan lebih fokus ke kroto yang terbawa saat kita mengambil semut rangrang dari sarang alam. Seperti ini penampakannya.
Berapa Lama Waktu Menyimpan Semut Rangrang ?
Untuk waktu penyimpanan setelah semut rangrang ditangkap, sebaiknya sehari sampai 2 hari, jadi kondisi semut sudah agak tenang.
Apa Semut Tidak Mati Waktu Disimpan ?
Semut yang mati pasti ada, tetapi masih lebih banyak yang hidup dan akan siap memasuki sarang baru dari toples, dan presentasi semut mau bersarang lebih besar di banding langsung ditumphkan ke rak.
Nah itu tadi sedikit tentang Masa Transisi Bibit Semut Rangrang Dari Alam. Selamat mencoba ya sob, jangan sungkan jika ada yang perlu didiskusikan ada kotak komentar dibawah ini.
Cara Mengambil Bibit Semut Rangrang Dari Alam
Cara Mengambil Bibit Semut Rangrang Dari Alam. Setelah Sobat menyiapkan Rak Untuk Meletakkan toples atau botol sebagai media budidaya kroto, maka saatnya sobat mencari bibit semut rangrang.
Sebenarnya ada dua metode agar sobat bisa mendapatkan bibit semut rangrang untuk dibudidayakan.
1. Membeli bibit Semut dari Peternak Lain
2. Berburu Sarang Semut Rangrang Dari Alam
Untuk cara pertama rasanya sudah jelas dan tinggal meletakkan bibit semut rangrang di rak, jika belum faham bagaimana cara membuatnya silahkan baca Cara membuat rak semut rangrang.
Sedangkan cara kedua bisa sobat lakukan jika punya beberapa alat dibawah ini
1. Karung / plastik
2. Tali
3. Bambu
4. Galah
5. Kardus / toples
Setelah semua peralatan disiapkan mari kita buat alatnya
PERTAMA
bentuk bambu menjadi lingkaran seperti huruf O
KEDUA
Ikat bambu yang sudah dibentuk dengan karung (kalau plastik buat seperti kerucut atau tumpeng) sehingga karung akan selalu terbuka
KETIGA
Lubangi salah satu ujung karung lalu ikat lagi (fungsinya untuk memudahkan memasukkan semut nanti ke Toples/ kardus.
KEEMPAT
Ikat karung tadi dengan galah seperti sebuah neraca timbangan. atau seperti gambar di bawah
Nah alat untuk berburu semut rangrang sudah jadi, tinggal kita kemon.
Usahakan cari sarang semut rangrang yang besar, sebab semakin besar sarang semakin banyak semut rangrang yang akan sobat dapatkan nantinya.
Selain itu akan besar kemungkinan juga banyak kroto atau bahkan Ratu Semut Rangrang,
Apa Untungnya Kalau dapet Ratu Semut Rangrang?
Yah sebenarnya ada atau tidaknya ratu semut rangrang, koloni akan tetap hidup cuman akan lama berkembangnya, beda kalau ada ratunya. 1 ratu semut rangrang bisa bertelur ribuan kroto jadi semakin banyak semakin cepat pula koloni sobat bertambah. Itu juga yang jadi sebab kenapa harga ratu semut rangrang mahal jika sobat membelinya di peternak semut rangrang.
Bagaimana Cara Berburu Ratu Semut Rangrang?
Setelah ditemukan sarang semut rangrang yang ingin kita ambil, sobat tinggal mengarahkan karung yang sudah diikat ke galah pas di bawah sarang semut.
Jadi ketika kita mengoyak sarang dengan ujung galah semut dan kroto akan jatuh kedalam karung yang sudah sobat buat.
Setelah dirasa cukup banyak selanjutnya masukkan semut kedalam toples atau kardus lewat lubang yang kita buat di ujung karung, lalu cepat tutup rapat, buat lubang lubang kecil untuk udara.
Nah sampai disini sobat sudah berhasil berburu semut rangrang langsung dari alam. Sebagai tambahan sobat bisa juga menggunakan gunting dahan untuk memotong sarang langsung dari dahan pohon.
Tetapi siap siap juga untuk dijadikan santapan semut rangrang, semut dari alam cenderung lebih agresif dibanding semut yang sudah dibudidayakan. Gigitannya Pun cukup untuk menjatuhkan sobat dari atas pohon ihihi. Terakhir selamat berburu sobat semoga sukses.
Sebenarnya ada dua metode agar sobat bisa mendapatkan bibit semut rangrang untuk dibudidayakan.
1. Membeli bibit Semut dari Peternak Lain
2. Berburu Sarang Semut Rangrang Dari Alam
Untuk cara pertama rasanya sudah jelas dan tinggal meletakkan bibit semut rangrang di rak, jika belum faham bagaimana cara membuatnya silahkan baca Cara membuat rak semut rangrang.
Sedangkan cara kedua bisa sobat lakukan jika punya beberapa alat dibawah ini
1. Karung / plastik
2. Tali
3. Bambu
4. Galah
5. Kardus / toples
Setelah semua peralatan disiapkan mari kita buat alatnya
PERTAMA
bentuk bambu menjadi lingkaran seperti huruf O
KEDUA
Ikat bambu yang sudah dibentuk dengan karung (kalau plastik buat seperti kerucut atau tumpeng) sehingga karung akan selalu terbuka
KETIGA
Lubangi salah satu ujung karung lalu ikat lagi (fungsinya untuk memudahkan memasukkan semut nanti ke Toples/ kardus.
KEEMPAT
Ikat karung tadi dengan galah seperti sebuah neraca timbangan. atau seperti gambar di bawah
Nah alat untuk berburu semut rangrang sudah jadi, tinggal kita kemon.
Usahakan cari sarang semut rangrang yang besar, sebab semakin besar sarang semakin banyak semut rangrang yang akan sobat dapatkan nantinya.
Selain itu akan besar kemungkinan juga banyak kroto atau bahkan Ratu Semut Rangrang,
Apa Untungnya Kalau dapet Ratu Semut Rangrang?
Yah sebenarnya ada atau tidaknya ratu semut rangrang, koloni akan tetap hidup cuman akan lama berkembangnya, beda kalau ada ratunya. 1 ratu semut rangrang bisa bertelur ribuan kroto jadi semakin banyak semakin cepat pula koloni sobat bertambah. Itu juga yang jadi sebab kenapa harga ratu semut rangrang mahal jika sobat membelinya di peternak semut rangrang.
Bagaimana Cara Berburu Ratu Semut Rangrang?
Setelah ditemukan sarang semut rangrang yang ingin kita ambil, sobat tinggal mengarahkan karung yang sudah diikat ke galah pas di bawah sarang semut.
Jadi ketika kita mengoyak sarang dengan ujung galah semut dan kroto akan jatuh kedalam karung yang sudah sobat buat.
Setelah dirasa cukup banyak selanjutnya masukkan semut kedalam toples atau kardus lewat lubang yang kita buat di ujung karung, lalu cepat tutup rapat, buat lubang lubang kecil untuk udara.
Nah sampai disini sobat sudah berhasil berburu semut rangrang langsung dari alam. Sebagai tambahan sobat bisa juga menggunakan gunting dahan untuk memotong sarang langsung dari dahan pohon.
Tetapi siap siap juga untuk dijadikan santapan semut rangrang, semut dari alam cenderung lebih agresif dibanding semut yang sudah dibudidayakan. Gigitannya Pun cukup untuk menjatuhkan sobat dari atas pohon ihihi. Terakhir selamat berburu sobat semoga sukses.
Cara Membuat Rak Semut Rang Rang
Cara Membuat Rak Semut Rang Rang. Bagi sobat yang tertarik Memulai Budidaya Kroto tentu hal pertama yang harus disediakan adalah Tempat Dan Rak untuk meletakkan Toples Atau Botol Air Mineral Bekas untuk Sarang Semutnya Nanti.
Tidak ada Syarat khusus sebenarnya hanya saja jangan lupa untuk membuat kaki rak agak tinggi dan merendam kaki rak dengan air atau oli agar Semut rang rang Nanti tidak kabur setelah diletakkak di rak.
Bahan Untuk Rak Sarang Semut.
Untuk bahan pembuatan rak juga tidak ada Syarat khusus, bisa dari kayu, bambu, stainlis, alumunium atau bahkan besi.
Setelah rak jadi jangan lupa untuk merendam kaki rak dengan air, bisa pakai ember, mangkok atau yang lain. Dan jangan lupa untuk mengolesi kaki rak bagiam bawah degan oli, sebab Semut rang rang tidak suka dengan bau oli.
Kalau bahan rak dari kayu oli akan lebih lama bertahan di banding dengan bahan lain.
Berapa panjang kaki rak di olesi oli?
Tida ada ketentuan pasti juga, pastikan saja cukup agar Semut tidak mendekati air dan kabur nantinya.
Nah itulah tadi Cara Membuat Rak Semut Rang Rang apapun bahanya pastikan tidak roboh ya sobat, kan gak lucu kalau sarang sudah banyak trus raknya roboh, bisa jadi santapan Semut rang rang nanti.
Tidak ada Syarat khusus sebenarnya hanya saja jangan lupa untuk membuat kaki rak agak tinggi dan merendam kaki rak dengan air atau oli agar Semut rang rang Nanti tidak kabur setelah diletakkak di rak.
Bahan Untuk Rak Sarang Semut.
Untuk bahan pembuatan rak juga tidak ada Syarat khusus, bisa dari kayu, bambu, stainlis, alumunium atau bahkan besi.
Setelah rak jadi jangan lupa untuk merendam kaki rak dengan air, bisa pakai ember, mangkok atau yang lain. Dan jangan lupa untuk mengolesi kaki rak bagiam bawah degan oli, sebab Semut rang rang tidak suka dengan bau oli.
Kalau bahan rak dari kayu oli akan lebih lama bertahan di banding dengan bahan lain.
Berapa panjang kaki rak di olesi oli?
Tida ada ketentuan pasti juga, pastikan saja cukup agar Semut tidak mendekati air dan kabur nantinya.
Nah itulah tadi Cara Membuat Rak Semut Rang Rang apapun bahanya pastikan tidak roboh ya sobat, kan gak lucu kalau sarang sudah banyak trus raknya roboh, bisa jadi santapan Semut rang rang nanti.
Langganan:
Postingan (Atom)






